FISIP Festival 2023 Gelar Seminar Kebudayaan: “Culture Revolution for Shaping the Future” di Brebes

Published by hi on

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) melalui acara FISIP Festival 2023 sukses menyelenggarakan Seminar Kebudayaan bertajuk “Culture Revolution for Shaping the Future” pada Minggu, 10 Desember 2023. Bertempat di Pendopo Eks Kawedanan, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, seminar yang bertujuan mendorong kesadaran dan peran generasi muda dalam pemajuan budaya ini diikuti oleh ratusan pelajar dan mahasiswa.

Acara ini merupakan inisiasi dari HMJ ILMU KOMUNIKASI (HMJ ILKOM) dalam rangkaian FISIP Festival 2023. Seminar ini dihadiri oleh peserta dari berbagai jenjang, mulai dari Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa dari wilayah Brebes dan sekitarnya, dengan menawarkan pendaftaran gratis. Kegiatan dimulai tepat pukul 08.00 WIB.

Seminar ini menghadirkan Haris Zulfikar, S.Pd., seorang akademisi, seniman, dan pemilik Sanggar Suwung, sebagai pembicara utama. Haris Zulfikar memaparkan pentingnya revolusi budaya sebagai fondasi untuk membentuk masa depan bangsa yang lebih baik. Diskusi dipandu oleh Viky Rizki Imanulah, seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi, sebagai moderator.

Tujuan utama dari seminar ini adalah menumbuhkan pemahaman mendalam tentang peran budaya dalam menghadapi tantangan zaman serta memotivasi kaum muda untuk tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga agen perubahan dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal.

Jalannya acara berlangsung interaktif, di mana Haris Zulfikar menekankan bahwa budaya bukanlah sesuatu yang statis, melainkan dinamis dan harus berevolusi agar relevan. Ia menyoroti bagaimana teknologi dapat menjadi alat yang kuat untuk “revolusi budaya”, bukan justru menghapusnya.

 “Budaya itu harus beradaptasi, berinteraksi, dan berevolusi. ‘Culture Revolution’ yang kita maksud adalah bagaimana generasi muda hari ini bisa mengawinkan nilai-nilai luhur tradisi dengan inovasi dan teknologi modern. Tanpa revolusi, budaya kita akan menjadi museum,” ujar Haris Zulfikar dalam sesi pemaparannya.

Para peserta mendapatkan manfaat (Benefit) berupa Knowledge (pengetahuan baru), perluasan Relations (jaringan), Snack, dan E-sertifikat. Hasil nyata yang terlihat adalah antusiasme peserta yang terlibat aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap isu kebudayaan.

Ketua Pelaksana FISIP Festival 2023, yang enggan disebut namanya, berharap acara ini dapat menjadi titik balik.

 “Harapan kami, setelah seminar ini, peserta tidak hanya pulang membawa sertifikat, tetapi juga mindset baru bahwa budaya adalah investasi masa depan. Ini adalah langkah kecil HMJ Ilmu Komunikasi untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya pembentukan karakter dan masa depan lewat kekuatan budaya,” tutupnya.

Seminar Kebudayaan “Culture Revolution for Shaping the Future” sukses memberikan perspektif baru kepada pelajar dan mahasiswa di Brebes. Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata, meninggalkan pesan kuat bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh seberapa besar peran generasi mudanya dalam merevolusi dan memajukan budaya.(*)

Categories: HI Today

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *