PRESS RELEASE : Webinar Nasional Diplomasi Budaya” Menelisik Hubungan Diplomasi Korea Selatan – Indonesia Melalui Korean Wave serta Implikasinya Terhadap Hubungan Bilateral Kedua Negara”

Bumiayu, Juni 2020 – Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) Universitas Peradaban Bumiayu  melaksanakan kegiatan Webinar atau Seminar yang dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meet pada Minggu kemarin (07/6).

Kegiatan ini dihadiri oleh 170  peserta, Kaprodi Hubungan Internasional dan 3 Narasumber. Tepat pada pukul 10.00 WIB acara Webinar dibuka oleh moderator. Dilanjutkan dengan sesi pemberian kata sambutan oleh  Kaprodi Hubungan Internasional. Kemudian dilanjut sesi pemaparan materi oleh 3 narasumber webinar.


Gambar 1 : Pamflet Webinar Nasional  Diplomasi Budaya

Pemateri pertama yaitu, Bapak Dr. Santo Darmosumarto. Beliau adalah Direktur Asia Timur dan Pasifik, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Beliau menyampaikan materi tentang K-WAVE Dalam Hubungan Bilateral Indonesia-Korea Selatan. Bapak Dr. Santo Darmosumarto menyampaikan walau bantuan tidak sebanyak yang di berikan China/Tiongkok namun sambutan Korea Selatan di Indonesia sangat di sambut dengan antusias dan ramah oleh masyarakat Indonesia.

Pemateri kedua yaitu Ibu Rafika Arsyad, S.IP.,M.HI. Beliau adalah dosen muda yang menjadi staf pengajar di Program Studi Hubungan Internasional Universitas Peradaban Bumiayu. Dalam webinar kali ini beliau membahas tentang Perkembangan Hallyu (Korean Wave) di Indonesia, bagaimana perkembangan awal kemunculan Hallyu, juga membahas tentang faktor-faktor yang mendorong kepopuleran Hallyu. Beliau juga banyak memberikan gambaran bagaimana Hallyu semakin dan terus digemari baik dalam industri drama, perfilman, musik, bahasa, kosmetik, makanan, hingga wisata serta budaya.

Pemateri ketiga adalah Ibu Dwi Tesna Andini S.I.Kom.,M.M. Beliau adalah Dosen pengajar di Universitas Teknologi Mataram.Dalam Webinar ini beliau sebagai pemateri ketiga menyampaikan  mengenai Girl Band atau Boy Band Korea yang sangat wajar menjadi terkenal dan diidolakan berkat kerja keras mereka berlatih, training dalam jangka waktu yang lama dan terbukti hasil mereka maksimal. Korea Selatan juga memberikan bantuan ke Indonesia saat pandemi Covid-19 saat ini berlangsung dengan jumlah yang cukup banyak.

Berikutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta webinar sangat antusias sekali pada sesi ini. Webinar kemudian ditutup oleh moderator dengan penyampaian kesimpulan.


Gambar 2 : Foto kegiatan Webinar Nasional Diplomasi Budaya  berlangsung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *